Cara Kerja dan Kegunaan VPN

Untuk lebih mengerti tentang konsep sebuah VPN, maka kita juga perlu mengetahui bagaimana prinsip kerja dari VPN. Pada dasarnya, VPN tersebut berkerja dengan cara seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel (terowongan). Tunneling ini digunakan untuk membuat jalur privat dengan menggunakan infrastruktur pihak ketiga. VPN sendiri menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP, dan Internet Protocol Security (IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi sehingga lebih aman daripada koneksi internet biasa.

Apa Kegunaan VPN ?

  1. Transaksi dalam jaringan internet menjadi lebih aman
    Apabila Anda sering melakukan transaksi berjumlah besar seperti misalnya melalui e-banking, situs saham atau forex, maka dengan menggunakan VPN, transaksi dan data Anda akan jauh lebih privat dan lebih tidak rentan dari serangan hacker.
  2. Menutupi jejak histori aktivitas internet
    Selain data Anda lebih terlindungi, VPN juga berguna apabila Anda mengakses konten yang bersifat privat atau rahasia di internet. Dengan VPN, histori penelusuran Anda tidak akan terdeteksi oleh orang lain atau pihak yang tidak bertanggung jawab. Ini sangat berguna untuk hal-hal yang berkaitan dengan hak cipta.
  3. Mempercepat Proses Download
    VPN ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan kecepatan download dari internet. Ketika menggunakan VPN, kita seolah-olah sedang menggunakan jaringan pribadi, yang mana sedikit digunakan oleh orang lain dan juga bisa terkoneksi langsung dengan arus data yang mengalir di internet, yang dapat meningkatkan kecepatan download.
  4. Remote Access dari jarak jauh
    Dengan VPN kita dapat mengakses komputer atau jaringan kantor, dari mana saja selama terhubung ke internet seperti misalnya untuk mengambil data, membuka e-mail atau database dan lain sebagainya.
  5. Membuka akses pada situs yang diblokir / disensor
    VPN dapat digunakan juga untuk mengakses situs yang di blokir atau konten yang di sensor oleh host ataupun ISP yang biasanya terkait dengan regulasi negara atau kantor seperti misalnya pemblokiran situs sosial media pada jam kerja, pemblokiran situs FB pada beberapa negara dan sebagainya.